Chào các bạn! Truyen4U chính thức đã quay trở lại rồi đây!^^. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền Truyen4U.Com này nhé! Mãi yêu... ♥

chapter 2

Jika ada yang mengatakan matahari bersinar terang maka kehidupan juga akan terang dan damai. Maka Ye Dingzhi akan mengatakan bahwa orang itu salah.

Pasalnya hari ini matahari bersinar terang benderang. Namun dirinya malah pusing tujuh keliling karena kelakuan Li Lun yang sungguh membuatnya ingin lari saja.

" Astaga Li Lun sebenarnya kau mau kemana. Sampai membawa kain sebesar itu" tanya Ye Dingzhi untuk kesekian kalinya.

Pasalnya pagi pagi sekali pemuda tampan cenderung manis itu sudah heboh mencari sebuah lain lebar. Entah akan digunakan untuk apa.

" Untuk tangkap ikan Yun ge" balas Li Lun semangat.

Wajah Ye Dingzhi melongo seketika mendengar jawaban itu. Entah Li Lun yang bodoh atau dirinya yang bloon sih.

" Li Lun adik Gege yang pintar. Dimana mana orang menangkap ikan dengan jaring bukan kain" ucap Ye Dingzhi menahan kesal dan juga gemas dengan Li Lun.

" Memangnya di sini ada jaring Yun ge"

" Tidak ada sih"

" Makanya aku pakai kain . Karena tidak ada jaring" ucap Li Lun realistic.

Ye Dingzhi hanya mengangguk saja karena menentang pun juga percuma. Dirinya sungguh sudah lelah dengan kelakuan Li Lun.

" Terserah apa katamu . Li Lun Gege ikut saja" balas Ye Dingzhi pasrah.

Li Lun tersenyum manis dirinya tiba-tiba teringat sesuatu. Pemuda itu kemudian berbalik dan mengambil sebuah kertas untuk diberikan pada Ye Dingzhi.

Ye Dingzhi yang disodorkan sebuah kertas pun. Mengernyitkan keningnya bingung tapi tetap mengambil kertas itu dan melongo sendiri.

1. Menghindar dari tim pemburu siluman.

2. Jika bertemu dengan Zhu Yan langsung lari.

3. Tidak boleh terlibat dengan Dewi Bai Ze.

4. Menghindar dari Lord Bing Yi dan Lord Ying Long.

5. Rubah alur cerita dengan menyatukan Zhu Yan dan Wen Xiao.

Ye Dingzhi melipat kertas itu dengan kesal. Dan menatap Li Lun tajam rasanya dia ingin memukul kepala Li Lun agar pemuda itu sadar.

" Kenapa Yun ge. Apakah ada yang kurang dari agenda yang aku tulis" tanya Li Lun polos.

" Li Lun aku tanya bagaimana caranya kau menghindari mereka semua. Dan bagaimana caranya kau ingin menyatukan Zhu Yan dan Wen Xiao" tanya Ye Dingzhi gemas.

" Tentu saja dengan tidak bertemu dengan mereka dan berinteraksi dengan mereka. Jika aku tidak bertemu dengan Zhu Yan maka aku juga tidak akan bertemu dengan tim pemburu siluman".

" Dan dengan begitu maka Zhu Yan dan Wen Xiao akan langsung bersatu. Dan aku akan hidup damai aman sejahtera" Li Lun tersenyum senang dengan semua rencana nya.

Sedangkan Ye Dingzhi memandang Li Lun jengah. Entah pemuda itu sadar atau tidak mereka berdua sudah berada di pertengahan cerita.

Dan pastinya mereka akan sering bertemu dengan Tim pemburu siluman. Jika memang bisa menghindar pasti akan ada huru hara dulu.

" Terserah lah Li Lun. Lebih baik kita segera menangkap ikan seperti yang kau rencanakan" ucap Ye Dingzhi menutup pembicaraan yang sudah tidak jelas ini.

Li Lun mengangguk semangat karena tidak mau membuat Ye Dingzhi menunggu. Akhirnya kedua pemuda itu segera pergi ke arah sungai untuk menangkap ikan ala Li Lun.

✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️✳️.

Sedangkan di tempat lain yaitu istana Tim pemburu siluman. Dimana semua orang berkumpul dengan suasana tegang karena kedatangan dari adik kembar dari Zhu Yan atau Zhao Yuanzhou yaitu Baili Dongjun.

" Jadi untuk apa kau datang ke sini Dongjun." Tanya Yuanzhou bingung.

" Aku ingin membawa Yun Gege kembali" ucap Dongjun tegas.

Degh.

Mereka semua saling berpandangan dengan perasaan campur aduk. Permintaan Dongjun itu cukup sulit apalagi kondisinya orang yang diinginkan oleh Dongjun itu sudah bergabung dengan Li Lun.

Orang yang sangat membenci manusia dan juga tidak memiliki perasaan. Dan juga Ye Dingzhi sudah tidak memiliki rasa kemanusiaan lagi saat ini.

( Belum tahu aja sekarang Ye Dingzhi jadi bloon karena temenan Ama Li Lun 🤣🤣🤣)

" Dongjun kau tahu kan sekarang Ye Dingzhi sudah tidak memiliki perasaan lagi" tanya Yichen mengingatkan.

" Aku tahu tapi aku yakin kali ini Yun ge akan ikut denganku. Aku tidak mau menyerah jika menyangkut tentang Yun Gege apapun yang terjadi" ucap Dongjun optimis.

" Baiklah kami akan ikut denganmu untuk menemui Ye Dingzhi" ucap Yuanzhou akhirnya. Bagaimana pun dia juga tidak bisa menolak permintaan adik kembarnya.

" Tapi jika Li Lun atau Ye Dingzhi menyerang kita. Maka kami tidak punya pilihan selain menyerang mereka kembali" ucap Wen Xiao lembut.

" Aku setuju jie jie. Aku juga akan bertindak jika Yun ge kehilangan kendali" balas Dongjun.

" Apakah kita akan berangkat sekarang " tanya Pei Si Jing.

" Lebih cepat lebih baik " balas Yuanzhou.

Akhirnya Tim pemburu siluman beserta Dongjun pergi ke tempat Ye Dingzhi dan Li Lun berada.

Setelah menginjakkan kaki di hutan mereka agak bingung ingin mencari ke arah mana dulu.

" Kita akan mencari ke mana " tanya Ying Lei.

" Aku rasa ke arah sungai. Aku mendengar suara seseorang di sana " ucap Bai Ju.

Mereka akhirnya pergi ke arah sungai. Tapi setelah sampai di sana mereka melihat pemandangan yang sangat mencengangkan sekali.

Yaitu Ye Dingzhi dan Li Lun berdebat dengan perdebatan konyol. Apalagi wajah Li Lun yang tanpa dosa alias sangat polos.

" Yun Gege tau tidak perbedaan antara ikan dan manusia " tanya Li Lun memulai tebak tebakan.

" Aku tidak tau dan tidak mau tahu" balas Ye Dingzhi.

Karena Ye Dingzhi tahu pemuda itu pasti akan mengerjainya. Li Lun itu kalau sudah bicara sukanya menjebak  orang.

" Yah Gege tidak seru" ucap Li Lun cemberut sekian senti.  Membuat yang lainnya gemas sendiri.

" Baiklah apa perbedaannya " tanya Ye Dingzhi mengalah.

"Kalau ikan semakin tua semakin gemuk dan cantik. Kalau manusia semakin tua semakin jelek " ucap Li Lun polos.

Membuat Tim pemburu siluman menahan tawanya agar tidak meledak. Apalagi Dongjun yang ingin tertawa kencang karena melihat wajah Yun Gege nya yang sangat kesal.

Ye Dingzhi memandang Li Lun datar. Pemuda itu sungguh ingin dirinya pukul kepalanya agar mau waras sedikit saja.

"Li Lun kau belum ,  tahu rasanya di dorong ke dalam air ya" tanya Ye Dingzhi kesal.

" Tidak perlu mendorong ku Gege aku. Mau masuk ke dalam air sendiri" balas Li Lun tanpa dosa .

" Hey kau tidak takut pakaian mu basah " tanya Ye Dingzhi bingung.

" Lebih baik pakaian basah. Daripada perut lapar" balas Li Lun enteng kemudian melepas pakaian luarnya.

" Tidak pakai kain yang kau siapakah hah" tanya Ye Dingzhi menahan tawanya.

" Pakailah gege akan aku gunakan saat sudah melihat ikannya " ucap Li Lun sebelum jebur ke air.

Byurrr.

Akhirnya pemuda itu benar-benar menjeburkan dirinya. Membuat Ye Dingzhi melongo dengan tingkah nya.

" Padahal kan aku sudah membuat pancingan " celetuk Ye Dingzhi geleng geleng kepala.

TBC...

Hay guys yang nanya couple YanAn. Itu dia ngeharem alias uke ya.

See you again.

🙏🙏🙏🙏.

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen4U.Com