Chào các bạn! Truyen4U chính thức đã quay trở lại rồi đây!^^. Mong các bạn tiếp tục ủng hộ truy cập tên miền Truyen4U.Com này nhé! Mãi yêu... ♥

» Character Development

Character development adalah perkembangan karakter yang terjadi di sepanjang cerita. Sederhananya, dia awalnya boros tapi setelah diajarkan sepanjang cerita kalau dia harus menghargai uang, lalu lama-lama dia makin hemat. Ada perbedaan yang terlihat di awal dan di akhir.

Tapi yang namanya development, perkembangan/pembangunan, pasti ada proses. Jangan tiba-tiba dia hemat gitu. Jelaskan peristiwa apa yang mengubah sikap dia yang awalnya boros jadi hemat.

Misal kita pakai contoh Raina-Ganesha (aku kepikiran judulnya Pejuang 8 Mei masa ahaha [special thanks to group Coolyah]). Anggap saja pembangunan karakter yang kita mau adalah, dari awalnya Raina malas-malasan belajar, jadi punya semangat.

Bisa dibuat list dulu, misal apa aja sih yang bikin Raina berubah?

1. Waktu SBM yang makin dekat.

2. Motivasi dari Ganesha.

3. Dukungan orang tua.

4. Dukungan teman.

5. Kekecewaan karena ditolak SNMPTN.

Nah lalu kita buat lagi lebih rinci, misal urutan waktunya dijelaskan. Bisa dibagi sekadar masa pra SNM, pra pengumuman SNM dan pasca pengumuman SNM, atau misal dibuat timeline yang lebih rinci misal pakai tanggal. Sebisanya/senyamannya aja. Misal aja biar gampang dibuat pra dan pasca (pengumuman) SNM.

Pra SNM = masa sebelum tahu diterima SNM/tidak.

Pra pengumuman SNM = setelah tahu diterima/ditolak (misal karena di sini Raina dibolehkan mengikuti SNM), tapi sebelum diumukan diterima kuliah lewat jalur SNM/tidak.

Pasca pengumuman SNM = (karena ceritanya Raina tidak diterima kuliah lewat jalur SNM) setelah pengumuman penerimaan lewat SNM.

Lalu dimasukkan:

Masa Pra SNM: Raina cukup rajin belajar karena dia tidak yakin bakal diperbolehkan ikut SNM.

Masa Pra pengumuman SNM: Raina menjadi malas karena punya harapan diterima SNM. Tapi oleh Ganesha dia diingatkan untuk terus belajar karena ada kemungkinan dia tidak diterima lewat jalur SNM.

Masa Pasca pengumuman SNM: Raina sedih dan kecewa karena gagal SNM, tapi lalu orang tua dan teman-temannya (yang juga harus berjuang tanggal 8 Mei) mendukung dan Ganesha memberikan motivasi, dia jadi merasa tertantang untuk bisa diterima SBM. Karena itu dia mulai belajar dengan lebih giat/serius.

Ya kira-kira begitu. Sejujurnya aku belum pernah mencoba menuliskan character development ini karena aku cuma mengingat-ingatnya saja (jangan ditiru apalagi kalau kamu pelupa wkwk) tapi cara ini akan sangat membantu.

Untuk cerita RT sekarang, karena aku memasukkan tanggal Lilly siuman, maka aku memaksakan diri menuliskan timeline tanggal supaya tidak salah/terlewat. Tapi jika kita menuliskannya, yang perlu diingat adalah tidak semua harus dimasukkan ke dalam cerita.

Apalagi semisal ditulis, "Karena mendapat dukungan dari orang tua, Raina jadi semakin semangat belajar untuk SBM."

Kalimat di atas akan membuat ceritamu hanya "tell", hanya dikasih tahu, dan bukan ditunjukkan. Tunjukkan perubahan dan juga dinamika yang terjadi.

Selain perkembangan karakter, sebenarnya karakter ini juga bisa mengembangkan diri kita, entah bagaimana caranya. Aku pernah baca di timeline, ada yang bertanya-tanya bagaimana karakter yang dia buat justru mengajarkan dia banyak hal.

Kalau ditanya ke aku, jawabannya simpel. Karena cerita itu sebenarnya refleksi dari diri kita sendiri. Buah pemikiran dan perenungan kita akan pertanyaan-pertanyaan dalam hidup.

Yah, at least cerita-cerita yang sampai mengubah kita, pasti mengandung hal itu.

Jadi lewat cerita, kita bisa bercermin. Oh, ternyata begini, ternyata begitu. Kurasa cerita yang baik adalah cerita yang seperti itu, terlepas dari apa pun topik yang diambil, genre apa pun yang dipilih. Bad boys, CEO, romance, science fiction, semuanya pasti punya karakter yang bisa berkembang.

Di pelajaran Bahasa Indonesia, unsur intrinsik mengandung amanat, kan?

Untuk pembaca, amanat sungguh merupakan hadiah paling berharga yang bisa kamu ambil dari sebuah tulisan.

Jadi, para penulis, pastikan ceritamu punya amanat yang bisa dipetik! Dengan begitu, satu cerita bisa jadi pembelajaran bagi setiap orang yang terlibat di dalamnya, baik penulis mau pun pembaca.

[02.03.2018]

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen4U.Com